Sabtu, 17 Januari 2015

Tugas pertemuan 4 smt7 Telematika Serta Pemanfaatannya

Pengertian Telematika Serta Pemanfaatannya

Telematika Merupakan Teknologi Komunikasi Jarak Jauh, Yang Menyampaikan Informasi Satu Arah, Maupun Timbal Balik, Dengan Sistem Digital. Pengertian Telematika Sendiri Lebih Mengacu Kepada Industri Yang Berhubungan Dengan Penggunakan Komputer Dalam Sistem Telekomunikasi. Yang Termasuk Dalam Telematika Ini Adalah Layanan Dial-Up Ke Internet Maupun Semua Jenis Jaringan Yang Didasarkan Pada Sistem Telekomunikasi Untuk Mengirimkan Data. Internet Sendiri Merupakan Salah Satu Contoh Telematika. Telematika Menunjuk Pada Hakikat Cyberspace Sebagai Suatu Sistem Elektronik Yang Lahir Dari Perkembangan Dan Konvergensi Telekominikasi, Media, Dan Informatika.

Para Praktisi Menyatakan Bahwa TELEMATICS Adalah Singkatan Dari TELECOMMUNICATION And INFORMATICS Sebagai Wujud Dari Perpaduan Konsep Computing And Communication. Istilah Telematics Juga Dikenal Sebagai “The New Hybrid Technology” Yang Lahir Karena Perkembangan Teknologi Digital. Perkembangan Ini Memicu Perkembangan Teknologi Telekomunikasi Dan Informatika Menjadi Semakin Terpadu Atau Populer Dengan Istilah Konvergensi.

1.1. Manfaat Telematika
Selaras Dengan Pengertian Telematika Sebagai Sarana Komuikasi Jarak Jauh, Maka Manfaat Dari Telematika Antara Lain :
1. Penyampai Informasi. Telematika Digunakan Sebagai Penyampai Informasi Agar Orang Yang Melakukan Komunikasi Menjadi Lebih Berpengetahuan Dari Sebelumnya. Bertambahnya Pengetahuan Manusia Akan Meningkatan Keterampilan Hidup, Menambah Kecerdasan, Meningkatkan Kesadaran Dan Wawasan.

2. Sarana Kontak Sosial Hidup Bermasyarakat. Interaksi Sosial Menimbulkan Kebersamaan, Keakraban, Dan Kesatuan Yang Akan Melahirkan Kerjasama. Telematika Menjadi Penghubung Diantara Peserta Kerjasama Tersebut, Walaupun Mereka Tersebar Dimana-Mana. Telematika Menjembatani Proses Interaksi Sosial Dan Kerjasama Sehingga Menghasilkan Jasa Yang Memiliki Nilai Tambah Dibanding Hasil Perseorangan.

3. Perkembangan Telematika Dalam Teknologi Informasi Dan Penerapan Nyata Penggunaanya
Di Zamam Pra-Sejarah, Manusia Mengkomunikasikan Pikiran, Pengetahuan, Dan Gagasannya Ke Lingkungan Sosialnya Secara Verbal. Dan Dalam Beberapa Kasus, Dengan Menggunakan Simbol-Simbol Material Berupa Ukiran Pada Batu, Dinding Gua, Dan Lain Sebagainya. Komunikasi Tertulis Yang Mula-Mula Dikembangkan Memungkinkan Informasi Untuk Disimpan Dan Dibaca Oleh Orang-Orang Lain Di Waktu-Waktu Kemudian. Penyimpanan Dan Pengalihan Informasi Melalui Teknologi Umumnya Berlangsung Secara Lamban, Mahal Dan Membutuhkan Banyak Tenaga.
Dengan Ditemukannya Teknologi Cetak (Printing Technology), Informasi Dapat Dialihkan Ke Lebih Banyak Orang, Di Wilayah Yang Lebih Luas Dan Dengan Biaya Yang Lebih Murah. Di Peralihan Milenium Sekarang Ini, Perkembangan Media Elektronik, Mencakup Radio, Televisi Dan Telepon Telah Memungkinkan Penurunan Waktu Pengalihan Informasi Secara Dramatik.

2.1. Contoh Nyata Penggunaan Telekomunikasi
Telekomunikasi Mempunyai Pengertian Sebagai Teknik Pengiriman Pesan, Dari Suatu Tempat Ke Tempat Lain, Dan Biasanya Berlangsung Secara Dua Arah. ‘Telekomunikasi’ Mencakup Semua Bentuk Komunikasi Jarak Jauh, Termasuk Radio, Telegraf/Telex, Televisi, Telepon, Fax, Dan Komunikasi Data Melalui Jaringan Komputer. Sedangkan Pengertian Informatika Mencakup Struktur, Sifat, Dan Interaksi Dari Beberapa Sistem Yang Dipakai Untuk Mengumpulkan Data, Memproses Dan Menyimpan Hasil Pemrosesan Data, Serta Menampilkannya Dalam Bentuk Informasi.

*  E-Government
Admnistrasi Pemerintahan Secara Elektronik. Adalah Penggunaan Teknologi Informasi Yang Dapat Meningkatkan Hubungan Antara Pemerintah Dan Pihak-Pihak Lain. Salah Satu Contoh Penerapan Telematika Pada E-Goverment Di Indonesia Adalah E-KTP Yang Saat Ini Sedang Dilaksanakan Di Berbagai Wilayah Di Indonesia,Walaupun Dalam Pelaksanaannya Mengalami Berbagai Macam Kendala Namun Itu Merupakan Peningkatan Teknologi Di Indonesia.

*  E-Commerce
Transaksi Jual Beli Secara Elektronik. Merupakan Suatu Proses Pembelian, Penjualan, Mentransfer, Atau Pertukaran Produk, Jasa, Atau Informasi Melalui Jaringan Komputer Termasuk Internet.

*  E-Learning
Pendidikan Terbuka Dengan Metode Jarak Jauh. Merupakan Contoh Dari Berkembangnya Dunia Pendidikan Dari Cara Konvensional (Tatap Muka Di Kelas) Ke Cara Yang Lebih Terbuka Melalui Internet. Hal Ini Dapat Terjadi Karena Adanya Teknologi Telematika Yang Dapat Menghubungkan Pengajar Dengan Muridnya.
Semua Itu Mungkin Telematika Berbasis Web, Sedangkan Diluar Itu Masih Banyak Lagi, Seperti GPS (Global Positioning System), Kompas Digital, Sistem Navigasi Dan Lain Sebagainya. Mengingat Besarnya Penggunaan Telematika Dalam Berbagai Bidang, Maka Akan Banyak Memberikan Dampak Luas Bagi Masyarakat Umum, Khususnya Dalam Effisiensi Waktu Produktif, Pemerataan Distribusi, Menyuguhkan Banyak Pilihan Telematika Dan Sebagainya. Jadi, Dapat Disimpulkan Bahwa Tanpa Disadari Telematika Sebenarnya Telah Hidup Dalam Kegiatan Sehari-Hari Masyarakat Banyak Apa Lagi Jika Mengingat Semakin Pesatnya Perkembangan Teknologi, Maka Dampak Dari Telematika Ini Akan Semakin Besar Pula.

3. Arah Perkembangan Telematika Di Masa Yang Akan Datang
Perkembangan Telematika Saat Ini Juga Makin Terus Berkembang. Teknologi Semakin Canggih Dan Penggunanya Juga Semakin Ahli Dalam Memanfaatkan Perkembangan Yang Terjadi. Prospek Ke Masa Depan, Telematika Di Indonesia Memiliki Potensi Yang Tinggi, Baik Itu Untuk Kemajuan Bangsa, Maupun Pemberdayaan Sumber Daya Manusianya. Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Juga Tidak Akan Kalah Dengan Perkembangan TIK Saat Ini. Perangkat Komputasi Berskala Terabyte, Penggunaan Multicore Processor, Penggunaan Memory Dengan Multi Slot Serta Peningkatan Kapasitas Harddisk Multi Terabyte Akan Banyak Bermunculan Dengan Harga Yang Masuk Akal. Komputasi Berskala Terabyte Ini Juga Didukung Dengan AksesWireless Dan Wireline Dengan Akses Bandwidth Yang Mencapai Terabyte Juga. Hal Ini Berakibat Menumbuhkan Faktor Baru Dari Perkembangan Teknologi. Antarmuka Pun Sudah Semakin Bersahabat, Lihat Saja Software Microsoft, Desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live Semua Berlomba Menampilkan Antarmuka Yang Terbaik Dan Lebih Bersahabat Dengan Kecepatan Akses Yang Semakin Tinggi. Hal Ini Ditunjang Oleh Search Engine Yang Semakin Cepat Mengumpulkan Informasi Yang Dibutuhkan Oleh Penggunannya.
Pada Akhirnya, Era Robotik Akan Segera Muncul. Segenap Mesin Dengan Kemampuan Adaptif Dan Kemampuan Belajar Yang Mandiri Sudah Banyak Dibuat Dalam Skala Industri Kecil Dan Menengah, Termasuk Di Tanah Air. Jadi, Dengan Adanya Teknologi Manusia Akan Terus Berkembang Sehingga Akan Ada Harapan-Harapan Tentang Masa Depan Yang Lebih Baik.


Tugas Smt7 pertemua 3 Telematika

Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Pertama kali istilah Telematika digunakan di Indonesia adalah pada perubahan pada nama salah satu laboratorium telekomunikasi di ITB pada tahun 1978.
Cikal bakal Laboratorium Telematika berawal pada tahun 1960-an. Sempat berganti-ganti nama mulai dari Laboratorium Switching lalu Laboratorium Telekomunikasi Listrik. Seiring perjalanan waktu dan tajamnya visi para pendiri, pada tahun 1978 dilakukan lagi perubahan nama menjadi Laboratorium Telematika. Ketika itu, nama Telematika tidak sepopuler seperti sekarang. Pada tahun 1978 itulah, di Indonesia, istilah Telematika pertama kali dipakai.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Seperti telah dijelaskan sebelumnya dalam artikel “Pengantar Telematika” yaitu pengertian tlematika itu sendiri. maka selanjutnya disini saya akan menjelaskan tentang Layanan-layanan yang terdapat pada Telematika.
Tools/Interface dalam Telematika
Nah, dalam layanan telematika disini kita tidak akan terlepas dari yang namanya interface untuk melakukan layanan telematika tersebut. Maka akan dijelaskan beberapa interface yang dapat digunakan dalam Telematika diantaranya sbb:
Interface dalam telematika meliputi banyak hal,salah satu nya adalah video conference. Layanan video conference merupakan layanan komunikasi yang melibatkan video dan audio secara real time. Teknologi yang digunakan untuk layanan video conference komersial pada awalnya dikembangkan di atas platform ISDN (Integrated Switch Digital Network) dengan standar H.320.
Perangkat-perangkat lainnya seperti : LCD Proyektor 7 9, Printer LazerJet/DeskJet/BubleJet 25 30, Ploter 1 1, Scanner 4 5, Digitizer. Salah satu fitur yang terdapat pada interface telematika seperti : Aplikasi Berbasis Web (berteknologi internet) yang tidak perlu diinstall di setiap client dan bisa jalan di sistem operasi apapun (Open System). Dari Aplikasi Keselamatan dan Keamanan misalnya: SOS, Kontrol Jarak Jauh, Tracking Otomatis, dll. Aplikasi navigasi : informasi Trafiki, Cuaca, GPS, dll. Aplikasi komunikasi : Handfree, SMS dan MMS, Video Call, dll.
Hiburan : Musik, Video, Game, dll. Di bidang kesehatan misalnya: Respon Kecelakaan, Rekam Medis, Manajemen Sumber Daya, konsultasi Jarak jauh, dll. Di bidang pemerintahan : Layanan Kependudukan, Catatan Sipil, SIM, dll. Bidang pendidikan : E-Learning, Informasi Akademik, Pendaftaran Online, dll
Sedangkan,Infrastruktur komunikasi untuk mendukung teknologi telematika antara lain adalah jaringan seluler (HP), jaringan Satelit, jaringan Siaran Radio/TV, jaringan Titik Akses dan lainnya.
Layanan Telematika
1. Layanan Telematika dibidang Informasi
Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat
Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.
2. Layanan Telematika di bidang Keamanan
Layanan telematika juga dimanfaatkan pada sector-sektor keamanan seperti yang sudah dijalankan oleh Polda Jatim yang memanfaatkan TI dalam rangka meningkatkan pelayanan keamanan terhadap masyarakat. Kira-kira sejak 2007 lalu, membuka layanan pengaduan atau laporan dari masyarakat melalui SMS dengan kode akses 1120. Selain itu juga telah dilaksanakan sistem online untuk pelayanan di bidang Lalu Lintas. Polda Jatim memiliki website dihttp://www.jatim.polri.go.id, untuk bisa melayani masyarakat melalui internet. Hingga kini masih terus dikembangkan agar dapat secara maksimal melayani masyarakat. Bahkan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polda Jatim sudah banyak memanfaatkan fasilitas website ini dan sangat bermanfaat dalam menangani kasus-kasus yang sedang terjadi dan lebih mudah dalam memantau setiap perkembangan kasus atau laporan, baik laporan dari masyarakat maupun laporan internal untuk Polda Jatim sendiri. Bukan hanya penanganan kasus kejahatan semata, tapi juga termasuk laporan terkait lalu lintas, intelijen, tindak pidana ringan (tipiring) di masyarakat, pengamanan untuk pemilu, termasuk laporan bencana alam. Masyarakat juga bisa menyampaikan uneg-uneg atau opini mengenai perilaku dan layanan dari aparat kepolisian melalui email atau website . Semoga saja daerah-daerah lainnya yang tersebar diseluruh Indonesia dapat memanfaatkan teknologi telematika seperti halnya Polda Jatim agar terciptanya negara Indonesia yang aman serta disiplin.
Indonesia perlu menciptakan suatu lingkungan legislasi dan peraturan perundang-undangan.Upaya ini mencakup perumusan produk-produk hukum baru di bidang telematika (cyber law) yang mengatur keabsahan dokumen elektronik, tanda tangan digital, pembayaran secara elektronik, otoritas sertifikasi, kerahasiaan, dan keamanan pemakai layanan pemakai layanan jaringan informasi. Di samping itu, diperlukan pula penyesuaian berbagai peraturan perundang-undangan yang telah ada, seperti mengatur HKI, perpajakan dan bea cukai, persaingan usaha, perlindungan konsumen, tindakan pidana, dan penyelesaian sengketa. Pembaruan perauran perundang-udangan tersebut dibutuhkan untuk memberikan arah yang jelas, transparan, objektif, tidak diskriminatif, proporsional, fleksibel, serta selaras dengan dunia internasional dan tidak bias pada teknologi tertentu. Pembaruan itu juga diperlukan untuk membentuk ketahanan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman dan kejahatan baru yang timbul sejalan dengan perkembangan telematika.
3. Layanan Context Aware dan Event-Based
Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
1. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.
2. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.
3. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.
metode keamanan telematika
Salah satu contoh metode pengamanan terhadap layanan teleatika yaitu salah satu contohnya adalah sebuah metode browsing jaringan disediakan untuk browsing video atau audio data yang di tembak oleh sebuah IP. Jaringan video atau audio metode browsing sesuai mencangkup langkah-langkah dari:
Menjalankan sebuah program splikasi komputetr local untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS (Dinamic Domain Name Server) oleh program aplikasi.
Mendapatkakn kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IO kamera dan control kamera IP melalui kamera IP pribadi
Yang terakhir kopel ke layanan server melalui alamat server pribadi sehina untuk mendapatkan video atau audio dari yang ditembak oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video atau audio data yang ditembak oleh kamera IP melalui Internet.


http://chaerani-azis.blogspot.com/2013/01/tugas-3-pengantar-telematika_16.html

Minggu, 02 November 2014

PanzerKampfwagen VI Tiger I Heavy Tank


Salah satu tank Jerman paling terkenal dan ditakuti oleh pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II adalah PanzerKampfwagen VI Tiger I heavy tank. Tank dengan bobot sekitar 55 ton ini memiliki lapisan baja sampai setebal 100mm dan dipersenjatai dengan meriam kaliber 88mm yang mampu melumpuhkan semua tank milik pasukan Sekutu. Tiger I diproduksi sebanyak 1.347 unit dari tahun 1942 sampai dengan 1944, jumlahnya terhitung sedikit jika dibandingkan dengan reputasi maut tank ini yang sangat meruntuhkan moral pasukan tank Sekutu dalam Perang Dunia II.

Pada tahun 1937 Henschel & Sohn sebetulnya sudah mulai merancang heavy tank bagi pasukan lapisa baja Jerman, namun heavy tank ini hanya berupa prototype saja dan dilengkapi dengan turret. Setahun kemudian kembali dibuat prototype heavy tank, namun tidak dilanjutkan karena produksi tank Jerman dipusatkan pada pembuatan medium tank Panzer III dan Panzer IV. Dalam Battle of France tank-tank Jerman memang kesulitan menghadapi tank-tank Perancis dan Inggris yang memiliki lapisan baja tebal seperti Somua S-35, Char B1, atau Matilda I dan Matilda II. Namun Jerman menggunakan taktik pertempuran yang lebih bagus daripada Inggris dan Perancis sehingga tank-tank tersebut tetap dapat dilumpuhkan oleh pasukan Jerman.

Pada bulan Mei 1941 pimpinan militer Jerman meminta Henschel dan Porsche untuk merancang sebuah tank baru dengan bobot sekitar 45 ton dan dipersenjatai dengan meriam kaliber 75mm atau 88m. Sebulan kemudian Jerman melancarkan Operation Barbarossa, invasi ke Uni Soviet. Pasukan tank Jerman kaget ketika menghadapi tank-tank T-34 dan KV-1 Rusia yang sulit dilumpuhkan oleh meriam kaliber 50mm milik Panzer III atau meriam kaliber 75mm milik Panzer IV. Hanya meriam kaliber 88m yang bisa dikatakan mampu melumpuhkan heavy tank KV-1 milik Rusia sehingga diputuskan tank baru Jerman harus dipersenjatai dengan meriam tersebut.
Henschel dan Porsche kemudian membuat prototype heavy tank pada tahun 1942. Kedua prototype tersebut sama-sama menggunakan turret buatan Krupp dan dipersenjatai dengan meriam KwK 36 kaliber 88m. Selanjutnya kedua prorotype tersebut diperlihatkan kepada Adolf Hitler. 

Pada awalnya prototype tank buatan Porsche sempat terpilih menjadi heavy tank baru Jerman tersebut, namun karena desainnya yang sepintas mirip T-34 maka dikhawatirkan akan menimbulkan banyak insiden friendly fire di lapangan. Selain itu tank buatan Porsche banyak menggunakan tembaga, padahal tembaga sangat dibutuhkan untuk membuat persenjataan lainnya. Oleh karena itu maka akhirnya desain tank Henschel yang terpilih untuk diproduksi secara massal dan diberi designasi PanzerKampfwagen VI Tiger I.


tiger (P) porsche

Porsche sendiri sebetulnya sudah memproduksi 100 unit chassis untuk heavy tank tersebut. Tidak mau terbuang sia-sia, akhirnya 91 unit chassis tank tersebut dikonversi menjadi heavy tank destroyer Ferdinand (diambil dari nama Ferdinand Porsche) yang dipersenjatai dengan meriam kaliber 88mm. Tank destroyer ini kemudian digunakan dalam Battle of Kursk tahun 1943, namun banyak yang berhasil dilumpuhkan pasukan Rusia atau mengalami kerusakan teknis. Ferdinand yang tersisa kemudian dimodifikasi dan ditingkatkan kemampuannya menjadi Elefant. Nama Elefant sendiri diberikan langsung oleh Adolf Hitler pada tahun 1944. Hampir seluruh Ferdinand dan Elefant digunakan dalam pertempuran di front Eropa Timur, terakhir kali digunakan dalam Battle of Berlin tahun 1945.


elefant/ferdinand tank destroyer

tampak belakang tiger(p)

Desain Tiger I sendiri sebetulnya mirip dengan Panzer IV. Tank ini tidak menganut desain sloped armor, namun lapisan bajanya sangat tebal sehingga sangat sulit ditembus oleh meriam anti tank pasukan Sekutu. Lapisan baja Tiger I mencapai ketebalan 100mm di bagian depan, 80mm dibagian samping, dan 120mm pada bagian turret. Lapisan baja ini jauh lebih tebal daripada Panzer IV yang hanya memiliki lapisan baja setebal 80mm di bagian depan dan 50mm di bagian turret. Sama seperti Panzer IV, Tiger I juga diawaki oleh lima orang.

Persenjataan utama Tiger I adalah meriam KwK 36 kaliber 88mm. Meriam ini memiliki muzzle velocity sampai 940 meter/detik dan dengan amunisi tipe APCBC mampu menembus lapisan baja setebal 91mm dari jarak 1,5 km. Dengan meriam tersebut maka sudah menjadi hal yang biasa jika Tiger I mampu melumpuhkan tank Sekutu dari jarak 1-1,5 km. Sementara tank-tank pasukan Sekutu harus bertempur dari jarak dekat untuk mampu melumpuhkan Tiger I. Hanya meriam 17 pdr milik Inggris yang secara teoritis mampu menembus lapisan baja Tiger I secara frontal dari jarak 1 km.




Walaupun secara teknis unggul dari tank-tank pasukan Sekutu, bukan berarti Tiger I juga tidak memiliki kelemahan secara teknis. Karena bobotnya yang berat, tank ini terhitung lamban dan tidak lincah. Biaya produksinya juga terhitung mahal di mana biaya produksi satu unit Tiger I sama dengan biaya produksi dua unit medium tank Panzer IV atau empat unit assault gun StuG III. Suspensi Tiger I yang menggunakan overlapping road wheels juga membutuhkan perawatan ekstra, terutama di daerah berlumpur atau bersalju.

Tiger I pertama kali digunakan dalam pertempuran di Leningrad pada tanggal 23 September 1942. Atas perintah Hitler, tank-tank ini langsung diterjunkan di medan pertempuran walaupun sebetulnya pada saat itu Tiger I sebetulnya masih berada dalam tahap pengembangan. Sebagai akibatnya banyak Tiger I yang mengalami kerusakan teknis atau dilumpuhkan oleh meriam anti tank Rusia. Tank ini sebetulnya sangat ideal untuk pertempuran di medan yang luas dan datar seperti dalam pertempuran di Afrika Utara. Namun karena jumlahnya yang terbatas hanya ada satu unit pasukan dengan Tiger I yang diterjunkan dalam pertempuran di Afrika Utara dan Tunisia, yaitu 501st Heavy Panzer Battalion.

Dalam struktur organisasi pasukan lapis baja Jerman, tank Tiger I tidak berada dalam satu divisi khusus lapis baja tetapi dalam separate heavy tank battalion. Hanya beberapa divisi lapis baja SS yang memiliki unit pasukan Tiger I dalam komando mereka. Karena terhitung lamban dan tidak lincah, maka biasanya setiap batalyon tank Tiger I memiliki satu kompi tank Panzer III yang bertugas melindungi konvoi heavy tank ini. Namun kompi tank Panzer III ini dihapus pada tahun 1943.

Keunggulan teknis Tiger I banyak dimanfaatkan untuk melumpuhkan tank-tank Sekutu dari jarak jauh. Oleh karena itu tidak heran jika banyak komandan tank Tiger I yang menjadi panzer ace dengan rekor 100 kills. Beberapa komandan tank Tiger I yang menjadi panzer ace antara lain Kurt Knispel (168 kills), Walter Schroif (161 kills), Otto Carius (150 kills), Johannes Bolter (139 kills), dan tentu saja Michael Wittman (138 kills). Walaupun tidak mencapai 100 kills, tetapi Franz Staudegger adalah salah satu panzer ace yang juga tidak bisa dilupakan. Dalam Battle of Kurks ia berhasil menghancurkan 22 tank Rusia hanya dalam satu hari sehingga ia kemudian menjadi awak tank Tiger I pertama yang dianugerahi Knight`s Cross oleh Adolf Hitler.

Pada awalnya pasukan Sekutu bisa dikatakan sama sekali tidak siap menghadapi Tiger I, namun akhirnya persenjataan anti tank pasukan Sekutu bisa melumpuhkan tank-tank ini. Rusia menggunakan heavy tank IS-2 dan assault gun SU-152, Ingggris memiliki meriam 17 pdr, dan Amerika Serikat akhirnya menggunakan tank destroyer M36 Jackson dan heavy tank M26 Pershing yang dipersenjatai dengan meriam kaliber 90mm. Produksi Tiger I dihentikan pada tahun 1944 dan selanjutnya digantikan oleh Tiger II, walaupun Tiger I terus digunakan hingga Perang Dunia II berakhir.


PanzerKampfwagen VI Tiger I Ausf.E Heavy Tank
Crew : 5
Armament : 1 x 88mm KwK 36 L/56 gun (92 rounds), 2 x 7.92mm MG34 machine guns (4,800 rounds)
Length : 8.45 m (with gun), 6.31 m (hull)
Width : 3.70 m
Height : 3.00 m
Combat weight : 56,900 kg
Engine : 1 x 690 hp Maybach HL230 P45 petrol engine
Maximum road speed : 38 km/h 
Range : 110 km

ember:kaskus.co.id


PanzerKampfwagen V Panther Medium Tank

Ketika Jerman melancarkan Operation Barbarossa pada bulan Juni 1941, kekuatan utama pasukan tank Jerman adalah medium tank Panzer III dan Panzer IV. Sebagian besar Panzer III yang digunakan dalam operasi tersebut dipersenjatai dengan low velocity gun KwK 38 kaliber 50mm, sementara Panzer IV yang berfungsi sebagai fire support tank dipersenjatai dengan meriam laras pendek KwK 37 L/24 kaliber 75mm. 

Pada awalnya tank-tank Jerman tersebut mampu menghancurkan pasukan tank Rusia, apalagi gerak maju pasukan tank Jerman mendapat dukungan penuh dari Angkatan Udara Jerman. Namun pasukan tank Jerman mengalami kesulitan ketika harus berhadapan dengan heavy tank KV-1 dan medium tank T-34 milik Rusia. Untuk menghadapi tank-tank Rusia tersebut maka kemudian meriam KwK 38 pada tank Panzer III diganti dengan KwK 39 yang juga berkaliber 50mm, sementara meriam laras pendek KwK 37 L/24 pada Panzer IV diganti dengan meriam KwK 40 L/43. Penggantian persenjataan tersebut memang sedikit meningkatkan kemampuan tempur Panzer III dan Panzer IV, namun lapisan baja kedua tank tersebut hampir tidak mungkin untuk ditingkatkan sehingga pimpinan militer Jerman memutuskan untuk membuat tank baru guna menghadapi tank T-34 milik Rusia.

Tank baru Jerman tersebut mulai dikembangkan pada awal tahun 1942. Pada awalnya ada dua desain tank yang diajukan kepada Hitler, masing-masing dirancang oleh Daimler Benz dan MAN. Rancangan tank dari MAN yang akhirnya terpilih untuk memasuki tahap produksi dengan designasi Panzer V Panther. Tank ini diproduksi sebanyak lebih dari 6.000 unit dalam berbagai varian dari tahun 1942 sampai dengan tahun 1945. Pada tahun 1946 dibuat lagi sebanyak 9 unit tank Panther yang kemudian digunakan untuk keperluan uji coba oleh pasukan Inggris.

Desain tank Panther sendiri sudah menggunakan slopped armor seperti T-34. Tank dengan lima orang awak ini dilindungi oleh lapisan baja sampai setebal 120mm. Sebagai persenjataan utama tank Panther adalah meriam high velocity KwK 42 L/70 kaliber 75mm. Walaupun hanya berkaliber 75mm, namun meriam ini memiliki muzzle velocity yang lebih baik dibandingkan dengan meriam KwK 36 L/56 kaliber 88 yang merupakan persenjataan utama heavy tank Tiger I. KwK 42 L/70 memiliki muzzle veolcity 1.120 meter /detik dan mampu menembus lapisan baja setebal 106mm dari jarak 2 km. Sementara KwK 36 L/56 hanya memiliki muzzle velocity 800 meter/detik dengan kemampuan menembus lapisan baja setebal 83mm dari jarak 2 km. Oleh karena itu maka Panther memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi tank-tank musuh dibandingkan dengan Tiger I.

Debut pertempuran tank ini terjadi dalam Battle of Kursk pada bulan Juli 1943. Walaupun banyak tank Panther yang sebetulnya belum siap tempur, namun atas perintah Hitler maka kemudian sebanyak 200 unit tank Panther digunakan dalam pertempuran tersebut. Banyak tank Panther yang berhasil dilumpuhkan oleh pasukan Rusia atau mengalami kerusakan teknis dan pada akhir pertempuran hanya tersisa 9 unit Panther yang bisa digunakan secara operasional. Namun tank-tank Panther Jerman berhasil menghancurkan 267 unit tank Rusia dalam pertempuran tersebut.

Salah satu keunggulan tank Panther dibandingkan tank-tank Rusia adalah meriam KwK 42 L/70 yang merupakan high velocity gun sehingga mampu menghancurkan tank-tank Rusia dari jarak jauh. Lapisan baja Panther juga secara frontal mampu bertahan dari tembakan meriam kaliber 76,2mm yang merupakan persenjataan utama tank T-34/76. Kemunculan tank Panther kemudian mendorong Rusia untuk memproduksi varian T-34/85 dengan persenjataan meriam kaliber 85mm, walaupun secara frontal meriam ini masih tidak sanggup menembus lapisan baja tank Panther. Merasa T-34/85 masih tidak cukup untuk menghadapi Panther, Rusia kemudian membuat tank destroyer SU-100 dan heavy tank IS-2 Stalin.

Walaupun secara teknis unggul dari tank-tank Sekutu, namun Jerman pada saat itu kekurangan bahan bakar untuk tank-tank mereka. Kekurangan bahan bakar ini juga mengakibatkan awak tank Jerman kurang mendapatkan latihan memadai, sementara mereka membutuhkan banyak awak tank untuk pertempuran di front Rusia dan Eropa Barat. Hal ini ditambah dengan serangan udara Sekutu yang hampir tidak mendapatkan perlawanan dari Angkatan Udara Jerman. Serangan udara Sekutu sebetulnya tidak banyak menghancurkan tank-tank Jerman, namun banyak menghancurkan jalur pengiriman logistik bagi pasukan tank Jerman. Hal ini mengakibatkan pasukan tank Jerman harus bertempur dengan awak yang tidak terlatih dengan kekurangan bahan bakar, amunisi, dan suku cadang.

Setelah pertempuran Normandia, Panther masih digunakan dalam jumlah besar dalam Battle of The Bulge pada bulan Desember 1944. Namun memasuki tahun 1945 hampir seluruh Panther yang ada ditarik ke front Eropa Timur untuk menghadapi serangan besar-besaran pasukan Rusia. Walaupun sempat menjadi mimpi buruk dan lawan yang cukup berat bagi pasukan tank Sekutu, namun kehadiran tank Panther tidak mampu menolong Jerman dari kekalahan dalam Perang Dunia II.

Setelah Perang Dunia II berakhir, Perancis dan Rumania menggunakan tank Panther sampai dengan tahun 1950. Dari hasil mempelajari meriam KwK 42 L/70 yang digunakan pada tank Panther, Perancis berhasil membuat meriam CN75-50 yang kemudian digunakan sebagai persenjataan tank ringan AMX-13. Meriam tersebut juga digunakan Israel pada modifikasi tank Sherman menjadi M50 Super Sherman.




PanzerKampfwagen V Panther Ausf G Medium Tank
Crew : 5 (driver, radio operator/machine gunner, commander, gunner, loader)
Armament : 1 x 75mm KwK 42 L/70 gun (82 rounds), 2 x MG34 machine guns (5,100 rounds)
Length : 6.68 m
Width : 3.30 m
Height : 2.95 m
Combat weight : 44,800 kg
Engine : 1 x 700 hp Maybach HL 230 P 30 V-12 petrol engine
Maximum road speed : 46 km/h 
Range : 177 km
ember:kaskus.co.id

Tugas Pertemuan 2 "Fitur Layout Telematika"



Perkembangan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam proses telematika
Konsep jaringan komputer lahir sekitar Tahun 1940-an di Amerika, dari sebuah proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan group riset di Harvard University, yang dipimpin oleh Prof. H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanya ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Dalam rangka meningkatkan efisiensi kerja maka dibuat proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program dapat dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.

Pada Tahun 1950-an, saat jenis computer mulai membesar hingga terciptanya super computer, maka sebuah computer harus melayani beberapa terminal. Untuk itu, ditemukan konsep distribusi proses yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Dengan demikian, bentuk jaringan (network) computer pertama kali diaplikasikan.

Selanjutnya, perkembangan jaringan komputer global dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga dapat saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Pada Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang diciptakan satu tahun sebelumnya untuk ARPANET. Program e-mail ini cukup mudah, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Pada Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat.

Prkembangan teknologi wireless yang meliputi hardware, sistem operasi dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat keras
Program yang digunakan pada perngkat wireless untuk mengakses internet antara lain meliputi: Sistem Operasi, Web Browser, E-mail Client (mail user agent) dan Instan Messaging Client.

Sistem Operasi yang digunakan hendaknya disesuaikan dengan perangkat keras yang digunakan, perhatikan minimum hardware. Komputer dengan perangkat keras terbaru biasanya telah mampu menjalankan system operasi Windows XP atau Windows Vista. Selain menggunakan Windows XP atau Vista, anda juga bias menggunakan system operasi gratis seperti, Ubuntu, Open SusE dan mandriva. Untuk penggunaan macintosh biasanya telah terinstal system operasi Mac OS.



Sumber: http://faruqerfianto.blogspot.com


Web Browser Adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh web. Web sendiri adalah kumpulan jaringan berisi dokumen dan tersambung satu dengan yang lainnya, yang dikenal sebagai Word Wide Web (www). Contoh Web browser antara lain: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera dan Safri. Internet Explorer biasanya hanya tersedia pada sistem operasi windows dari sejak windows 9 sampai dengan windows vista. Sebaiknya, Mozilla firefox dan opera tersedia pada windows, mac OS maupun Linux. Safari dulu hanya tersedia untuk Mac OS, kini telah ada versi safari untuk windows.






Sumber: http://xyfon.com

E-mail Client berfungsi untuk mengelola e-mail. Contoh e-mail client antara lain Microsoft outlook express, Microsoft office outlook dan Mozilla thunderbird.


Instant messaging client sebagai sarana chatting, yaitu melakukan percakapan dengan saling mengirim dan menerima pesan berupa teks. Contoh instant messaging client adalah ICQ, Yhoo messenger, iChat dan pidgin.






Sumber: http://www.bloggerborneo.com/


Fitur Layout Telematika


Pada dasarnya, fitur layout telematika terbagi 6 macam fitur layanan antara lain :


1. Head Up Display System


Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer (kayaknya jaman dulu sampe sekarang teknologi itu dipakai militer dulu baru di kasih ke orang sipil, trus kapan orang sipil bisa punya teknologi?), sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.


2. Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.


3. Computer Vision Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.


4. Browsing Audio Data Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :
Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP.
Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
Compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.


5. Speech Recognition Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan (hebat, padahal kalo lagi di dikte sama dosen juga kita bisa ngubah suara jadi tulisan). Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

6. Speech Synthesis Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.


Penggambaran Fitur Layout Telematika







Sumber: http://david-laisina.blogspot.com

Tugas Pertemuan 1 "Telematika"



Definisi dari telematika?


Berasal dari bahasa Perancis : "Telematique" (dipopulerkan pertama kali pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L'informatisation de la Societe).
Menurut Pengantar MK. Hukum Telematika FH UI
Istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan digital atau the net.

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia
Teknologi Telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan Informatika. Senada dengan pendapat pemerintah, TELEMATIKA diartikan sebagai singkatan dari TELE= telekomunikasi, MA = multimedia, dan TIKA = informatika.
Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL):
Telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia.
Secaa umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut, maka dapat disarikan pemahaman tentang telematika sebagai berikut:
Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik.
Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi.
Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).

Media komunikasi yang digunakan untuk telematika
Media yang digunakan dalam telematika yaitu hardware atau perangkat keras yang berguna sebagai pengirim dan penerima data, satelit digunakan sebagai sarana telematika kegunaan Satelit komunikasi menerima sinyal yang dipancarkan ke arahnya dari Bumi, dan mengirimkannya ke tempat lain, Contoh dari media komunikasi yang digunakan untuk telematika yaitu komputer, telephone, handphone, smartphone, televisi, radio, jaringan Internet, dan Global Positioning System (GPS).








Perkembangan telematika sebelum dan sesudah internet muncul


Perkembangan Telematika di Indonesia sebelum internet muncul
Periode Rintisan (berlangsung pada akhir tahun 1970an – akhir tahun 1980an). Pada periode rintisan ini penggunaan telematika sangat terbatas. Pada periode ini, masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an teleconference terjadwal hampir sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa.
Periode Pengenalan (berlangsung tahun 1980an). Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.





Perkembangan Telematika di Indonesia setelah internet muncul

Periode Pengenalan Telematika. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996. Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.
Periode Aplikasi. Pada periode ini, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.

Harapan kedepannya penulis dengan adanya telematika di Indonesia
Menurut saya, telematika di Indonesia akan berkembang jauh lebih pesat dari sekarang. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya puluhan channel televisi, handphone yang dimiliki hampir setiap orang, berbagai situs internet yang memberikan informasi, dan situs internet yang menghubungkan komunikasi antar manusia mulai saat ini. Saya mengharapkan telematika di Indonesia dapat berkembang lagi seiring berkembangnya telematika di dunia, sehingga harapan saya untuk masyarakat Indonesia agar menggunakan telematika dengan baik dan bijak serta tidak di salah gunakan.

ember:http://www.kisutmengkerut.com/2014/10/tugas-pertemuan-1-telematika.html

Senin, 16 Juni 2014

Perkembangan Layar Monitor

Apa itu Monitor ?

Bagi teman - teman yang belum tahu tentang sejarah monitor atau malah yang awam sama sekali, saya ingin berbagi informasi seputar teknologi tentang bagaimana sejarah komputer dari awal sampai sekarang. Monitor, apa jadinya kalau kita bermain komputer tanpa monitor? tentunya banyak orang menjawab mending tidak usah mainan komputer kali ya? hehehe... Monitor bisa di definisikan Interface atau layar visual yang menghubungkan antara manusia dengan komputer. Monitor hingga saat ini dikembangkan dengan dua fase. Fase pertama pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman, Heinrich Geibler. Ia merupakan bapak dari monitor tabung. Lalu, 33 tahun kemudian, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer, meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan. Teknologi tabung sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan. Waktu itulah yang merupakan fase kedua dari tahap pengembangan monitor komputer. Selama ini, banyak yang menganggap bahwa Karl Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda. Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi basis pengembangan perangkat lain, seperti televisi. Pada tahun yang sama, Joseph John Thomson menemukan elektron, yang mempercepat pengembangan teknik tabung. 

Perkembangan monitor hingga saat ini
Perkembangan monitor sangat signifikan dari tahun ke tahun. Saat ini terdapat tiga jenis teknologi monitor. Ketiga golongan teknologi tersebut adalah CRT (Cathode Ray Tube), Liquid Crystal Display (LCD) dan Plasma gas.

1. Cathode Ray Tube
Teknologi Tabung Brown (CRT Display) ditemukan pada tahun 1897, akan tetapi teknologi ini baru diadopsi sebagai penerima siaran televisi pada tahun 1926. Sejarah penemuan teknologi CRT sudah lebih dari 100 tahun dan memiliki kualitas gambar yang sangat bagus. Akan tetapi teknologi ini mempunyai satu kelemahan yaitu semakin besar display yang akan dibuat maka semakin besar pula tabung yang digunakan. 
Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap. Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.

2. Liquid Crystal Display (LCD) atau Flat Display Panel (FDP) 

Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel.
Kelebihan yang lain dari monitor LCD adalah adanya brightness ratio yang telah menyentuh angka 350 : 1. Brigtness ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang.
Liquid Crystal Display menggunakan kristal liquid yang dapat berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. (ditemukan pakar Botani Austria – Rjeinitzer) tahun 1888. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk panel-panel datar.
Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD:
- Polaroid belakang
- Elektroda belakang
- Plat kaca belakang
- Kristal Cair
- Plat kaca depan
- Elektroda depan
- Polaroid depan
Elektroda dalam lapisan tersebut berfungsi untuk menciptakan medan listrik pada kristal cair, sedangkan polaroid digunakan untuk menciptakan suatu polarisasi. Dari sisi harga, monitor LCD memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan monitor CRT. Dan beberapa kelemahan yang masih dimilikinya seperti kurang mampu digunakan untuk bekerja dalam berbagai resolusi, seperti misalnya monitor dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada resolusi 640 X 420. Tatapi akhir-akhir ini kelemahan tersebut sudah mulai di atasi dengan teknik anti aliasing.

3. Plasma Gas atau Organic Light Emitting Diode (OLED) 
Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT.
Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.
Setelah kita melihat begitu pesatnya perkembangan LCD, sekarang kita dapat saksikan perkembangan FDP terbaru yang boleh kita katakan sebagai Flat Panel Display Masa Depan. Kenapa FDP terbaru ini kita namakan FDP Masa Depan ? Karena 5-10 tahun yang akan datang mungkin Teknologi LCD akan digantikan posisinya oleh FDP Masa Depan ini. FDP Masa Depan ini berbasis active matrix berteknologi Organic Light Emitting Diode (OLED).

Nah bagi teman - teman yang tadi nya belum tahu tentang sejarah monitor dan perkembangannya mungkin sekarang jadi tahu dan mengerti dan tidak bingung dengan perbedaan monitor LCD dan LED (bentuknya mirip).
sumber:http://teknologi-mu.blogspot.com/

Topik: Layar monitor
Tujuan: Mencerahkan kepada masyarakat luas tentang perkembangan dan berbagai jenis layar monitor komputer.

S1+P1(+O/pel)(+ket)
Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar
Subjek: monitor LCD
Predikat: tidak lagi menggunakan
Objek: tabung elektron 
Keterangan: sejenis kristal liqued

S1+P1+Konjungsi+S2+P2
 Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT
Subjek 1: teknologi
Predikat 1: dihasilkan
Konjungsi: membuat 
Subjek 2:LCD
Predikat 2: jdapat selebar

S1+P1
Sejarah monitor dan perkembanganya
Subjek: sejarah
Predikat: perkembanganya

Konjungsi+S2+P2
Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT
Konjungsi = akan
Subjek = diserap
Predikat = sebesar


Hubungan koordinatif:
  • Liquid Crystal Display (LCD) dan Plasma gas
  • mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT
Hubungan korelatif
  • akan tetapi teknologi ini baru diadopsi sebagai penerima siaran televisi pada tahun 1926
Hubungan subordinat

  • Akan tetapi teknologi ini mempunyai satu kelemahan yaitu semakin besar display yang akan dibuat maka semakin besar pula