Selasa, 23 April 2013

prilaku produsen 1


Teori Organisasi Umum 2
Kelompok 3
Perilaku Konsumen

2ka12
Nama Kelompok :
Arwin Avid                     11111212
Dimas Napolio                12111123
Ibnu Sena D                    13111435
Mahardika Aryaguna     14111242
Rangga Septa H              15111873
Septian Hidayat               16111690

UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR



Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehinga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Perilaku Produsen”  ini dengan baik. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memahami pengertian perilaku produsen yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap dunia organisasi perusahaan.
Penyusun membuat makalah ini dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.Akhirnya tim penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.
Terima Kasih,









 DAFTAR ISI


Lembar Judul…………………............................................  1

Kata Pengantar……………………......................................  2

Daftar Isi……………………………...................................   3

Bab I Pendahuluan :
1.1       Latar Belakang…………………...............................4

1.2       Rumusan Masalah…………..……............................5

1.3       Tujuan Penulisan……………………........................5
 


Bab II Pembahasan:
2.1     Perilaku Produsen........................................................  6
2.2     Produsen Dan Fungsi Produksi....................................  7
2.3     Tujuan Produksi...........................................................  8
2.4     Contoh Produsen Yang Merugikan..............................  8
2.5     Peranan Produksi Pada Perilaku Produsen...................  9
2.6     Produsen Optimal.........................................................  10
2.7    Least Cost Combination................................................ 12
2.8    Contoh Kasus................................................................  12

Bab III Penutup :
3.1   Kesimpulan.......................................................  14
Daftar Pustaka...........................................................  15






1.1  Latar Belakang

Dalam mengenal Produsen kita perlu mempelajari perilaku produsen sebagai perwujudan dari seluruh aktivitas jiwa manusia itu sendiri. 
          Suatu metode didefinisikan sebagai suatu wakil realitias yang di sederhanakan. Model perilaku produsen dapat didefinisikan sebagai suatu sekema atau kerangka kerja yang di sederhanakan untuk menggambarkan aktiviras-aktiviras produsen
          Model perilaku produsen dapat pula di artikan sebagai kerangka kerja atau suatu yang mewakili apa yang di yakinkan Produsen dalam mengambil keputusan menjual dan mencari keuntungan
Adapun yang mempengaruhi factor-faktor perilaku
 produsen yaitu : 
Kekuatan sosial budaya terdiri dari faktor budaya, tingkat sosial, kelompok anutan  dan keluarga.
         Sedangkan kekuatan
 pisikologis terdiri dari pengalaman belajar, kepribadian, sikap dan keyakinan. 
         Sedangkan tujuan dan fungsi modal perilaku produsen sangat bermanfaat dan mempermudah dalam mempelajari apa yang telah diketahui mengenai perilaku produsen.
Menganalisis perilaku produsen akan lebih mendalam dan berhasil apa bila kita dapat memahami aspek-aspek pisikologis manusia secara keseluruhan.
   Dengan demikian berarti pula keberhasilan pengusaha, ahli pemasaran, pimpinan toko dan pramuniaga dalam memasarkan suatu produk yang membawa kepuasan kepada konsumen dan diri pribadinya.










1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belang permasalahan yang ada, maka dikemukakan perumusan masalah sebagai berikut :

1.     Pengertian Produsen dan Fungsi produksi ?
2.     Menjelaskan Produksi Optimal ?
3.     Pengertian Least Cost Combination ?

1.3  Tujuan Penulisan
Adapun tujuan yang ingin dicapai ialah:
1.   Memahami  pengertian produsen
2.   Agar mahasiswa dapat menjelaskan fungsi produksi
3.   Dapat mengetahui bagaimana cara mengoptimalkan produksi








 BAB II
PEMBAHASAN







2.1 Perilaku Produsen

Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha. Pengusaha adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.
Pengusaha berbeda dengan pemilik bisnis kecil ataupun manajer. Bila hanya memiliki sebuah usaha dan hanya berusaha mencari keuntungan, maka orang itu barulah sebatas pemilik bisnis. Bila orang itu hanya mengatur karyawan dan menggunakan sumber daya perusahaan untuk usaha, maka orang itu disebut sebagai manajer. Pengusaha lebih dari keduanya. Pengusaha berusaha mendirikan perusahaan yang menguntungkan, mencari dan mengelola sumber daya untuk memulai suatu bisnis.
Agar berhasil seorang pengusaha harus mampu melakukan 4 hal sebagai berikut :
  • Perencanaan. Perencanaan antara lain terkait dengan penyusunan strategi, rencana bisnis, serta visi perusahaan. Ia harus tau apa yang ingin ia capai dan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut.
  • Pengorganisasian. Semua sumber daya yang ada harus bisa ia kelola untuk mencapai tujuan perusahaannya, baik sumber daya, modal, maupun manusia.
  • Pengarahan. Agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing anak buahnya.
  • Pengendalian. Kemampuan ini ada hubungannya dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja tersebut. Apakah sesuai dengan rencana atau justru sebaliknya





2.2 Produsen dan Fungsi Produksi

Pengertian Produsen

Produsen adalah orang yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual atau dipasarkan, sedangkan Produksi adalah usaha untuk menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan. Dengan pengertian lain Produksi merupakan konsep arus (flow consept), bahwa kegiatan produksi diukur dari jumlah barang-barang atau jasa yang dihasilkan  dalam suatu periode waktu tertentu, sedangkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan tidak berubah.

Seorang produsen atau pengusaha dalam melakukan proses produksi untuk mencapai
tujuannya harus menentukan dua macam keputusan:
1) berapa output yang harus diproduksikan, dan
2) berapa dan dalam kombinasi bagaimana faktor-faktor produksi (input) dipergunakan.
Untuk menyederhanakan pembahasan secara teoritis, dalam menentukan keputusan tersebut
digunakan dua asumsi dasar:
1) bahwa produsen atau pengusaha selalu berusaha mencapai keuntungan yang maksimum,
2) bahwa produsen atau pengusaha beroperasi dalam pasar persaingan sempurna.
Dalam teori ekonomi, setiap proses produksi mempunyai landasan teknis yang disebut
fungsi produksi. Fungsi produksi adalah suatu fungsi atau persamaan yang menunjukkan
hubungan fisik atau teknis antara jumlah faktor-faktor produksi yang dipergunakan dengan
jumlah produk yang dihasilkan per satuan waktu, tanpa memperhatikan harga-harga, baik
harga faktor-faktor produksi maupun harga produk.
Dalam teori ekonomi, sifat fungsi produksi diasumsikan tunduk pada suatu hukum
yang disebut : The Law of Diminishing Returns (Hukum Kenaikan Hasil Berkurang). Hukum
ini menyatakan bahwa apabila penggunaan satu macam input ditambah sedang input-input
yang lain tetap maka tambahan output yang dihasilkan dari setiap tambahan satu unit input
yang ditambahkan tadi mula-mula naik, tetapi kemudian seterusnya menurun jika input
tersebut terus ditambahkan.

Fungsi Produksi

Fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan (input) dengan keluaran (output). Misalkan kita memproduksi jas. Dalam fungsi produksi, jas itu bisa diproduksi dengan berbagai macam cara. Kalau salah satu komposisinya diubah begitu saja, maka hasilnya juga akan berubah. Namun, output dapat tetap sama bila perubahan satu komposisi diganti dengan komposisi yang lain. Misalnya penurunan jumlah mesin diganti dengan penambahan tenaga kerja. 

Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis sebagai berikut :
Q = f(L, R, C, T)
Dimana :
Q         = jumlah barang yang dihasilkan (quantity)
F          = symbol persamaan (function)
L          = tenaga kerja (labour)
R         = kekayaan alam (resources)
C         = modal (capital)
T         = teknologi (technology)


Persaingan global semakin pesat dengan persaingan yang sangat kuat, maka produsen dan perusahaannya harus mampu memikirkan perkembangan produksinya demi majunya perusahaan dalam persaingan.


2.3 Tujuan Produksi

Sudah jelas tujuan produksi yang menjadi motif utama yaitu untuk memperoleh laba atau keuntungan (profit). Laba dalam arti sederhana adalah total penerimaan dan total pengeluaran.Selain dari itu tujuan produksi ialah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam usaha mencapai suatu kemakmuran.


Peranan produsen selaku pemasok barang, tentu sangat berpengaruh pada peredaran barang dan naik turunnya harga barang yang diterima masyarakat, jika produsen bertindak semena-mena dalam menaikkan harga barang, sudah pasti para pedagang kelas menengah ke bawah juga akan ikut menaikkan harga, dan pada akhirnya masyarakatlah yang akan mengalami kerugian karena harga yang sampai ditangan mereka pasti sangat mencekik.

Untuk itu, perilaku prdusen tidak boleh sewenang-wenang seperti menaikkan harga sembako sembarangan, karena perilaku seperti itu pasti akan merugikan masyarakat dan merembet ke sektor-sektor ekonomi lainnya.

Demi menjaga stabilnya
 harga pasar dan perilaku produsen juga para pelaku ekonomi lainnya, maka perlu adanya kebijakan yang mengatur segala tindakan ekonomi agar jangan sampai terjadi istilahnya monopoli perdagangan yang pasti akan mengakibatkan kerugian baik dalam skala kecil maupun skala global.
Adapun ciri-cirinya antara lain:
1) Produsen barang/jasa semata-mata untuk memperoleh keuntungam sebesar-besarnya
2) Kurang memperhatikan kualitas barang
3) Tidak jujur dalam mengukur berat, ukuran tidak standar.
4) Kurang memperhatikan kelestarian lingkungan
5) Tidak taat membayar kewajiban pajak.



Contoh perilaku produsen :


1.      Produsen mencari keuntungan dengan menghasilkan barang atau jasa sebanyak-banyaknya        dengan modal yang seminimum mungkin.
2.      Produsen memberikan Diskon kepada pembeli atau konsumen yang membeli barang dalam jumlah yang banyak yang telah diakantentukan produsen itu sendiri.
3.      Produsen mematok biaya produksi berdasarkan faktor input produksi tersebut, sehingga ketika harga salah satu faktor input naik, maka harga jual hasil produksi pun akan ikut naik.
4.      Selain produsen menghasilkan barang atau jasa sesuai kebutuhan konsumen, produsen juga menghasilkan barang atau jasa sesuai trend atau sesuatu yang sedang banyak diminati oleh masyarakat.
5.      Produsen juga mengadaptasi isu global atau keadaan sosial yang sedang terkenal saat itu untuk memasarkan barang atau jasa yang mereka jual.
6.      Produsen juga memberikan diskon besar-besaran untuk barang yang sudah lama disimpan di gudang atau biasa disebut cuci gudang.



2.5 Peranan Produksi Pada Perilaku Produsen :

Terdapat dua macam faktor produksi yaitu faktor produksi asli dan faktor produksi turunan:
1. Faktor produksi asli
Yang termasuk faktor produksi asli antara lain sebagai berikut :
  • Alam. Contohnya : tanah, air, udara, sinar matahari, tumbuh – tumbuhan, hewan, barang tambang.
  • Tenaga kerja. Tanpa adanya tenaga kerja, sumber daya alam yang tersedia tidak akan dapat dirubah atau diolah menjadi barang hasil produksi.
2. Faktor produksi turunan
Yang termasuk faktor produksi turunan adalah modal dan keahlian (skill).

2.6 Produksi Optimal

Penentuan pola produksi optimal merupakan masalah yang penting dalam suatu perusahaan, karena menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan dan merencanakan kebutuhan dan tingkat produksi perusahaan. Ada tiga macam pola produksi yaitu: pola produksi konstan, pola produksi bergelombang dan pola produksi moderat. Tujuannya adalah untuk mengetahui hasil ramalan penjualan dan untuk mengetahui pola produksi optimal yang tepat untuk diterapkan pada perusahaan.

Dalam melakukan analisis data yang ada dalam perusahaan yang sesuai dengan pokok permasalahan , maka teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis incremental cost yaitu suatu analisis yang mempertimbangkan biaya-biaya tambahan yang muncul dalam proses produksi dari masimg-masing alternative pola produksi yang ada. Biaya-biaya yang dipertimbangkan adalah biaya simpan, biaya lembur, biaya perputaran tenaga kerja dan biaya subkontrak. Sedangkan untuk menentukan pola penjualan yang ada dalam perusahaan dilakukan ramalan penjualan dengan metode exponential smoothing Alpha 0.5.

  






pendapat pribadi saya tentang makul soft skill ini

makul ini memang bagus untuk kita pelajari karena banyak sekali manfaatnya, karena selain kita butuh hard skill soft skill pun kita sanggat di butuh kan dalam kehidupan kedepan, namun begitu banyak nya tugas untuk membuat artikel di blog ini cukup menganggu untuk menyelsaikan tugas lain yang terus silih berganti, namun ada hikmah dalam tugas artikel ini yaitu kita di tuntut untuk dapat berkerasi dan menuangkan berbagai fikiran dan unek2 kita kedalam blog ini, bukan hanya itu kita juga bisa berbagi info menarik dengan semua orang, sekian pendapat saya tentang makul ini terima kasih... :v

Kamis, 11 April 2013

IS tank soviet

pada perang dunia 2 is tank ini di kembangkan untuk menyaingi tank2 berat dari jerman seperti tank tiger dan panter, tank is ini masuk dalam kategori tank berat sebelumnya soviet juga telah membuat tank berat kv, namun tank tersebut kurang mampu untuk melawan tank tiger dari jerman, maka di buat lah tank is ini untuk menyaingginya pada awal kemunculanya tank ini hanya di lengkapi oleh kanon 85mm seperti tank t34 85
is1 tank 85mm gun

selanjutnya tank ini di upgrade dengan menggunakan kanon  A-19 122mm yang sanggat kuat bahkan kanon ini dapat menembus armor depan panter tank dari jarak 1km lebih, namum kekurangan dari kanon tersebut adalah amunisinya terbagi dari 2 bagian, karena begitu berat dan membutuhkan waktu yang lama untuk mengisi peluru kanon tersebut, dan juga akurasi yg lebih buruk dibanding dengan kanon2 milik tank jerman seperti tiger dan panter, dan juga hanya mampu membawa sedikit amunisi sekitar 28 butir saja , tank ini memiliki lapisan baja samapi setebal 120mm di bagian depan, dan memiliki kemiringan yg baik untuk membuat proyektil tembakan musuh menjadi tergelincir dan tidak penetrasi kedalam tank, tank ini juga digunakan dalam perang di berlin menjelang saat kekalahan jerman di perang dunia ke2 oleh tentara merah.

IS2 122mm saat pertempuran di berlin
oke sekian dari saya tentang is tank ini, selanjutnya saya akan menjelaskan tentang variasi lain dari is tank :D

gambar:google refrensi wiki


Selasa, 09 April 2013

kendaraan tempur TNI AD

amx 13 adalah sebuh tank ringan yg berasal dari perancis. kita mendapatkan tank ini karena hibah dari negara belanda pada masa pemerintahaan soeharto, tank ini di buat pada tahun 1953, amx 13 yg kita miliki ada mempunyai 2 jenis tembakan pertama yg 105mm dan 90mm, dengan berat yg hanya 13ton saja tank ini dengan mudah melewati berbagai medan yg ada di indonesia dan juga memiliki kecepatan yg baik, namum saat ini tank amx13 sudah sanggat ketinggalan jaman untuk melawan tank2 dari negara tetangga, seperti malaysia yg mempunayi tank buatan polandia PT-91 twardy, singapura dengan leopard2nya dari jerman dan australia dengan m1a1 abraham dari amerika, bahkan dengan hanya menggunakan senapan mesin kaliber .50 dapat menembus bagian samping tank ini. namun dengan berbagai peremajaan untuk tank ini, mash dapat berkerja dengan baik di lapangan .



FV101 scorpion adalah seuah kendaraan untuk intai yg dugunakan oleh negara kita namundi negara kita telah di upgrade kanonnya menjadi 90mm dengan kanon Cockerill MK3 M-A1 kaliber 90 mm untuk bantuan infantri, tank ini sudah memiliki boto yg sanggat ringan dah kecepatan yg sanggat tinggi bahkan bisa sampai 90km/jam karena sanggat ringgan scorpt ini dapat dengan mudah melewati medan yg ada di indonesia. selaian dengan kanon kaliber 90mm scorpy ini juga dilengkapi senapan mesin bert kaliber 12,7mm untuk menghadang infantri, negara kita memiliki kendaraan ini sebanyak 275 unit yg tersebar di seluruh indonesia 



BMP3f adalah sebuah kendara tempur yg di gunankan oleh marinir untuk keperluan pendaratan pantai infantri, bmp3f ini memiliki kemampuan amfibi, yaitu dapat berenang melewati danau sungai bahkan laut, pertama kali dibuat tank ini padatahun 1975 di buat,oleh negara rusia dilengkapi oleh kanon 100mm, 


sumber wiki gambar google

Alat perang abad pertengahan

berikut ini adalah alat perang abad pertengahan yg sring kita lihat dalam filem kolosal atau game2 strategy, saya akan memjelaskan beberapa alat perang disini

 Ballista balista adalah sebuah alat perang yang meyerupai busur panah yg sanggat besar, dan mampu melontar kan prokektil yg seperti anak panah juga namun lebih besar, alat ini basa di gunankan untuk bertahan maupun menyerang, biasanya di tempatkan di atas menara besar atau di tarik oleh kuda




Catapult adalah sebuah alat yg di gunakan untuk melontarkan batu untuk menghancurkan tembok pertahanan lawan, bahkan selain itu ini juga biasa melontarkan baikan sapi bahkan pasukan yg tewas, untuk menyebarkan penyakit ke daerah musuhnya


battering ram ialah alat yg diu gunakan untuk mendobrak pintu/tembok pada benteng pertahanan musuh bentuknya yg seperti kendaraan denggan atap untuk melindungi dari anak anak panah musuh dan terdapat sebuah batang pohon besar yg tergantung kuat dengan rangkanya denggan ujung besi yg di siapkan untuk menghajar tembok/pintu pada benteng musuh.



yg terakhir ini adalah sige tower yaitu alat yg di gunakan untuk menggirim pasukan naik ke atas tembok benteng musuh, yg berbentuk seperti menara yg terbuat dari kayu dan ber roda agar bisa di dorong.


sumber gambar google and wiki





Sabtu, 16 Maret 2013

Sejarah tank jerman pada Perang Dunia kedua






Panzer itu diambil dalam bahasa perancis disebut dengan pander yaitu lapisan baja untuk pelindung dada pada bajuzirah, dalam bahasa kita panzer bisa disebut dengan kendaraan lapis baja yg mengunakan roda bukan rantai namun di jerman panzer digunakan untuk menjelaskan lebih luas kendaraan lapis baja, sedangkan kendaraan lapis baja kita menyebutya dengan sebutan tank
sekarang saya akan membahas tentang berbagi jenis tank yang berasal dari Negara jerman pada saat perang dunia ke 2 yang lalu, pada awal perang dunia ke II angkatan bersenjta darat  jerman dalam bidang teknologi  kavaleri masih tertinggal oleh tertinggal oleh Negara-negara lawanya seperti perancis, karena pada awal perang dunia kedua jerman rata2 masih menggunakan jenis tank ringan seperti panzer1,panzer2, panzer 3 dan panzer4 pada masa itu masih sanggat jarang digunakan,

Char B1 yg hancur dan sedang diduduki oleh pasukan jerman

seperti tank Char B1 yang berasal dari  perancis yang sudah termasuk jenis tank berat dan dilengkapi oleh senjata 75 mm ABS SA 35 howitzer yang mampu menebus lapisan baja tank jerman pada saat itu, sedangkan pada saat itu tank jerman sendiri seperti panzer3 dan panzer4 umunya masih menggunakan senjata KwK 37 L/24 75-millimetre, yang di khususkan untuk mendukung serangan  infantri, karena pada saat itu jerman menerapkan taktik perang kilat atu yg di sebut dengan blitzkrieg  ,
 jerman dalam bidang teknologi  kavaleri masih tertinggal oleh tertinggal oleh Negara-negara lawanya seperti perancis, karena pada awal perang dunia kedua jerman rata2 masih menggunakan jenis tank ringan seperti panzer1,panzer2, panzer 3 dan panzer4 pada masa itu masih sanggat jarang digunakan,


ini lah bagaimana cara Blitzkrieg bekerja






Panzer4 sedang melaju diiringi oleh infantry saat blitzkrieg

blitzkrieg yaitu serangan serentak yg dilakukan dengan cepat dan di dukung oleh semua angkatan bersenjata seperti udara laut dan darat, dimana angkatan udara pertama-tama mengempur garis depan musuh seperti pos pertahanan pusat komunikasi dan pangkalan udara musuh, kemudian bagian divisi kavaleri masuk menerobos ke dalam pertahanan lawan dan di dukung oleh bantuan infantry dibelakangnya, infantri dan pasukan pendukung lainya meyerang sisi musuh atau di sebut flanking, lalu pasukan kavaleri dan infantri terus menusuk ke jantung pertahanan musuh untuk mengepung pasukan musuh dan mereka semua begabung unuk mengahncurkan sisa-sisa pertahan musuh yg ada. Kita kembali ke topik awal,
ng dunia kedua jerman rata2 masih menggunakan jenis tank ringan seperti panzer1,panzer2, panzer 3 dan panzer4 pada masa itu masih sanggat jarang digunakan,

Panzer4Ausf. F1

dikarenakan senjata panzer4 dikhusukan untuk infantry support, sehingga senjata itu tidak dapat menembus lapisan baja tank charB1, maka dengan kejadian tersebut ilmuan jerman mulai mengembangkan senjata dan model2 tank jerman yg lebih mutakhir di zamanya guna memukul mundur pasukan kavaleri musuh dan menumbulkan efek deterjen kepada lawan2 perangnya. Ok dengan ini saya akan membahas berbagai jenis dan tipe tank jerman pada saat PD2
aleri dan infantri terus menusuk ke jantung pertahanan musuh untuk mengepung pasukan musuh dan mereka semua begabung unuk mengahncurkan sisa-sisa pertahan musuh yg ada. Kita kembali ke topik awal,
ng dunia kedua jerman rata2 masih menggunakan jenis tank ringan seperti panzer1,panzer2, panzer 3 dan panzer4 pada masa itu masih sanggat jarang digunakan,

Panzer 1



Tank ini termasuk kedalam jenis tank ringan di desain dan dibuat antara tahun 1934-1937 dan beratnya 5,4 ton dengan panjang 4,02 meter, lebar 2 meter dan tinggi 1,72 meter. Ketebalan baja yang dimilikinya bervariasi antara 7 hingga 13 mm. Mesin yang digunakan adalah Krupp M305 dengan 4 silinder berpendingin udara serta menggunakan bahan bakar bensin yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 60HP dengan jarak tempuh 200km onroad 175 off road dan memiliki kecepatan maksimal 50km/jam onroad dan 37km/jam offroad. Serta dilengkapi oleh senjta dua7.92 mm MG13 machine guns
Kita kembali ke topik awal,
ng dunia kedua jerman rata2 masih menggunakan jenis tank ringan seperti panzer1,panzer2, panzer 3 dan panzer4 pada masa itu masih sanggat jarang digunakan,

2. panzerII



Tank ini di produksi dari  tahun maret 1937 sampai desember 1942,panzer ini di desain awalnya hanya untuk panzer intai, tank ini masih termasuk klarifikasi tank ringan, sampai akhir perang tank ini tetap di pakai untuk pelatihan para calon awak panzer,tank ini mempunyai sepesipikasi ketebalan armor dari 10mm, sampai dengan 30mm, dengan senjata utama 2 cm KwK 38 L/55, dan senjata sekundernya 1 × 7.92 mm Maschinengewehr 34, dengan mesin mybach HL 62TRM 6silinder, dengan kecepatan maksimal 40km/jam dan jarak tempuh  200km dan berat 9,5ton.
agment--> Kita kembali ke topik awal,
ng dunia kedua jerman rata2 masih menggunakan jenis tank ringan seperti panzer1,panzer2, panzer 3 dan panzer4 pada masa itu masih sanggat jarang digunakan,

3.panzer3




Tank ini adalah panzer3 yang di buat antara tahun 1939-1945, yang dibuat oleh perusahaan  Daimler Benz tank ini dibuat untuk memenuhi keperluan angkatan darat jerman yang membutuhkan sepesipikasi medium tank, dan mengikuti spesifikasi dari jendral kavaleri jerman Heinz gudrian yg tersohor itu, untuk mendukung infantri taktik perang kilat atau blitzkrieg, karena awalnya hanya untuk mendukung pergerakan infantry tank ini hanya di lengkapi oleh sejata 1 × 7.5 cm KwK 37 short barrel seperti pada gambar kiri, karena senjata itu hanya baik untuk melontar peluru HE / High Explosive yg baik untuk membuyarkan pertahanan infantry, namun sanggat buruk untuk menghadapi tank musuh, dengan itu dilengkapi oleh senjata 5cm kwK 60 long barrel seperti gambar kanan di atas, memiliki ketebalan baja 5 sampai 70mm kru 5 orang komandan, penembak, pengoprasi radio, pengisi senjata serta penembak, berat 23ton, mesin 12-cylinder Maybach HL 120 TRM 300 PS,kecepatan 40km/jam dan jarak tempuh 155km.

4.panzer4

panzer4 dgn canon KwK 40 7,5cm L48

Panzer4 dgn canon Kwk 40 7,5cm L38



Ini adalah panzer4 sama halnya seperti panzer3 tank ini tidak di desain untuk menghadang tank lain dan awalnya hanya untuk mendukung pergerakan infantri/ infantry support, sama sebelumnya dengan panzer 3  tank ini pun awalnya dilengkapi dengan senjata 7,5cm KwK L38 short barrel yang bruk untuk pentrasi terhadap armor tank lawan, jerman puny menyadari bahwa senjata itu sanggat tidak baik untuk itu, dan mulai lah panzer4 dilengkapi oleh 7,5cm Kwk L48 yang daya penetrasinya 2x lipat dari senjata 75,cm kwk L38, tank ini memiliki lapisan baja dari 10-80mm, suspense leaf spring, mesin Maybach HL 120 TR 296 HP, sebuah senapan mesin 1 × 7.92 mm Maschinengewehr 34, kru lima orang,jarak tempuh 200km, kecepatan on  road 42km/jam, off road16km/jam, dan ini adalah salah satu tank yang paling banyak di produksi oleh jerman kurang lebih diproduksi sekitar 9000 unit sampai dengan akhir perang oleh KRUPP company .






5.Panzer V Panther







 ini adalah panter tank nama resmi dari medium tank jerman yang di keluarkan pada pertengahan tahun 43 untuk mengganti panzer3 dan 4, hal ini dimaksud untuk melawan tank sovet T34medium tank dan mendampingi pergerakan tank berat panzer VII TIGER , yg lebih superior disbanding panzer 3 dan 4, panter tank bisa di sebut tank yg sempurna dalam kertas, karena memiliki armor yg baik dan senjata yg sanggat akurat, serta mobilitas yang baik, namun karena tuntuan perang yg begitu besar tank panter ini lahir premature maksudnya masih banyak hal yang perlu di sempurnakan namun belum sempat karena kebutuhanya di medan perang panter sendiri pertamakali terlihat pada pertempuran  Krusk saat jerman menginfasi soviet, permasalahan utama panter adalah mesinya yang kurang bertenaga saat di medan perang dan seringnya terbakar saat digunakan karena panas yg berlebih, dan juga pada tranmisi yang tidak tahan terhadap bobot panter tersebut sehingga sering terjadi kerusakan pada transmisinya. Frontal hull yg baik serta di tambah dengan kemiringan 55 derajat memberikan pertahan sempuran pada armor depan sehingga tank soviet maupun sekutu sulit menembusnya, namun armor samping dan belakang hanya memiliki ketebalan 40mm sehingga mudah di tembus oleh berbagai senjata anti tank maupun tank soviet dan sekutu, namun dengan mangorbakan sisi samping dan belakang dapat menekan berat tabk tersebut sehingta membuat mobilitasnya lebih baik, dan juga panter tank ini dilengkapi oleh senjata yang sanggat mematikan dank berakurasi tinggi, yaitu senjata 7,5cm kwK 42 L70 long barrel dengan 82 butir amunisi, dan di produksi kurang lebih sekitar 6000 unit.







6. Panzer VII tiger


Tiger Henschel

Nah kali ini saya akan mengenalkan sebuah mesin perang legenda asal jerman yang sanggat terkenal saat perang dunia kedua bahkan sampai sekarang pun banyak orang yg mengagumi kehebatan tank legendaries ini termasuk saya :D,tank ini bernama Panzerkampfwagen VI Tiger Ausf.E atau disingkat Tiger. Tank tiger ini  mulai di produksi pada bulan agustus  1942 sampai dengan agustus 1944 dengan jumlah sekitar 1347 unit sebelumnya jerman membuka tender untuk memproduksi tank berat dan di ikut oleh 2 perusahaan besar yaitu Porsche dan Henschel, Porsche sempat menciptakn  tank tiger dengan kode VK4501(P) 90 unit namum itu di tolak oleh pemerintah jerman dikarenakan penempatan turret di bagian depan sehingga kemungkinan friendly fire terhadap sesama tank jerman lebih tinggi karena serupa dengan tank dari tank soviet, dan sisa hull sisanya di jadikan  tank destroyer Ferdinand/elefant tank

Tank destroyer Ferdinand/Elefant




Tiger Porsche

Mengapa tank ini sanggat di takuti? Karena pada awal kemunculuanya hanya tank ini yang di lengkapi oleh senjata berkaliber besar, dan armor yang tebal, sehingga dengan mudah menghadapi tank soviet dan sekutu karena pada saat itu mereka belum memiliki tank yg mampu menyaingi si macan ini, bahkan senjata si macan ini yaitu 8,8cm KwK 36 L56 mampu menghancurkan tank t34 soviet dari jarak 1km, t34 tidak mampu menembus armor depan tiger dari jarak berapapun tetapi t34 hanya dapat menembus baja samping tiger dri jarak 500meter dengan amunisi APCR(armour piercing compound rigid) yg lebih baik penetrasinya dri amunisi biasa seperti AP(armour piercing),mesinya sendiri deilengkapi oleh Maybach HL 230P45 dengan 690 horse power, suspensi torsion bar, dengan jarak tempuh 110k-190km, kecepatanya 38km/jam dan berat mencapai 55ton,


7.Panzer Tiger II

Selanjutnya adalah sebuah tank berat yang bernama tiger II atau dalam nama resmi jerman Panzerkampfwagen Tiger Ausf. B, dan juga bisa di sebut KONIGSTIGER atau dalam bahasa inggris KING TIGER atau raja singa dalam bahasa kita tapi bukan nama penyakit kelamin lo ya :D , King tiger ini di disain seperti tank tiger namun dibuat lebih kuat dengan armor yg sloped dan tebal serta senjata yg lebih mematikan dan akurat, tank ini memiliki berat hampi 70ton, dengan ketebalan armor depan 150mm dengan kemiringan 40 derajat, sehingga dalam sejarah perang dunia kedua tank ini tidak ada bukti foto senjata musuh yg bisa menebus dari depan kecuali mungkin tembakan dari Batle ship yg mampu menembusnya,



sekema armor KT

tank ini pertama kali beraksi pada pertempuran di normandy pada 11 july 1944, tank ini mempunya senjata yg sanggat mematikan yaitu 8,8cm KwK 43 L71 yang mampu menghancurkan hamper seluruh tank pada massanya, dan di dongkrak oleh msein berkekuatan 690 tenaga kuda dari Maybach HL 230 P30 V-12 gasoline ,di awaki oleh 5 kru, kapasitas bensin  860 liter yg mampu membawa raja singa ini sejauh 170km on road 120km off road, dan kecepatan  38km/jam on road off roadnya 15km/jam, tank ini awalnya di lengkapi oleh turret dari perusahaan Porsche namun  yg memiliki desain sloped namun sulit dibuat dan hargnya lebih mahal, namun sudah 15 unit tank yg di pasang oleh turret tersebut dan beraksi di medan perang,maka untuk produksi missal di pilihlan turret dari Henschel yang tidak sloped namun lebih tebal armornya,

bagian depan KT yg terkena tembakan namun tidak tembus



KT dengan Porsche turret

KT denggan Henschel turret


untuk memutar turretnya digunakan system hidrolik dan membutuhkan waktu 60detik untuk memutar 360derajat namun jika menggunakan tenaga penuh dari mesin hanya butuh waktu 19 detik untuk berputar 360 derajat, saking menakutkanya tank ini bahkan jika ada tank sektu atau soviet langsung berhadapan seluruh kru tank lawan akan langsung keluar dari tanknya untuk menyelamatkan diri. Namun dari semua keunggulan di atas tentunya ada kelemahanya juga dalam tank ini yaitu mobilitas yg sanggat rendah karne bobot yg berat perawatan yg sulit, dan boros bahan bakar dari 500 liet bensin hanya dapat menempuh jarak 100km saja, nah konsumsi perliter bensinya sekitar 162 meter saja untuk perliter bensin. Dan juga tank ini hanya di prosuksi sekitar 492 unit saja sampai perang berakhir



sumber: wikipedia.com
             achtungpanzer.com